KKN KOLABORATIF IAIN TAKENGON SIAPKAN 100 AL-QURAN UNTUK MASYARAKAT

Redaksi | Selasa, 14 Feb 2023   08:03:13 WIB dibaca 377 x komentar 0  Liputan
KKN KOLABORATIF IAIN TAKENGON SIAPKAN 100 AL-QURAN UNTUK MASYARAKAT

Gambar : Mahasiswa KKN Kolaboratif tahun 2022/2023

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa sebelum mendapatkan gelar sarjana. Melalui KKN tersebut mahasiswa dididik untuk beradaptasi langsung di tengah-tengah masyarakat. Disinilah tempat bagi mahasiswa untuk belajar dan sekaligus mengabdikan ilmu yang telah didapatkan di kampus untuk diterapkan di masyarakat.

Berbagai program kegiatan dirancang oleh setiap kelompok mahasiswa yang ditempatkan di berbagai desa. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung pembangunan dan perkembangan daerah, baik dari bidang pendidikan, kesehatan, maupun keagamaan. KKN yang memakan waktu 45 hari ini membuat mahasiswa berlomba-lomba untuk memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya bagi masyarakat.

Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kolaboratif IAIN Takengon tahun ini adalah menghadiahkan sekitar 100 Al-Qur’an untuk masyarakat setempat. Al-Qur’an ini merupakan hadiah dari para mahasiswa dan civitas akademika IAIN Takengon berkolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya seperti UMMAH, STIT Bustanul Arifin Bener Meriah, dan STIT Syekh Saman Al-Hasan Gayo Lues.   

Rektor IAIN Takengon Dr. Zulkarnain, M.Ag mengatakan hadiah Al-Qur’an ini merupakan salah satu upaya untuk berbakti kepada masyarakat dan sebagai bentuk kepedulian kampus IAIN Takengon yang merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang memiliki tugas untuk mendekatkan dan membimbing masyarakat muslim lebih dekat dengan Islam.

Al-Qur’an ini nantinya akan diserahkan di tempat-tempat yang membutuhkan seperti Masjid, Perpustakaan, Pengajian, dan tempat lainnya. Melalui kegiatan ini diharapkan kegiatan KKN bisa memberikan dampak yang baik untuk masyarakat dan pembangunan desa dari berbagai bidang. Sebagaimana tema KKN Kolaboratif tahun ini yaitu ‘Moderasi Beragama, Membangun Desa’.