LPPM IAIN Takengon Rumuskan Kebijakan Anti Kekerasan Gender Dan Seksual Di Perguruan Tinggi.

Redaksi | Rabu, 29 Nov 2022   10:13:00 WIB dibaca 398 x komentar 0  Liputan
LPPM IAIN Takengon Rumuskan Kebijakan Anti Kekerasan Gender Dan Seksual Di Perguruan Tinggi.

Gambar : Peserta Workshop

Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Takengon menyelenggarakan Workshop Perumusan Kebijakan Anti Kekerasan Gender dan Standar Layanan Korban Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi. Workshop ini dilaksanakan di Aula Kampus Induk IAIN Takengon, Selasa, 29 November 2022.  

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya IAIN Takengon dalam rangka meningkatkan peranan Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan dalam mencegah serta menanggulangi kekerasan gender dan seksual di lingkungan masyarakat khususnya di kampus.

Dr. Shaumiwaty, S.S., M.Hum selaku ketua panita yang juga sekaligus merupakan Wakil Rektor 1 IAIN Takengon mengatakan, adapun output kegiatan ini adalah menghasilkan surat keputusan rektor IAIN Takengon tentang Anti Kekerasan Gender dan Seksual di Perguruan Tinggi, menghasilkan 1 buku pedoman penanggulangan kekerasan gender dan seksual, serta menghasilkan buku SOP layanan anti kekerasan gender dan seksual di Perguruan Tinggi.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor IAIN Takengon, Dr. Zulkarnain, M.Ag. Melalui sambutannya ia mengatakan selain menghasilkan rumusan kebijakan, melalui kegiatan ini diharapkan PSGA mampu memetakan pemikiran yang mendalam baik dalam perspektif historis dan budaya. PSGA juga diharapkan mampu menawarkan konsep yang moderat tentang peran aktif perempuan dalam membangun peradaban dan memajukan kualitas kehidupan. Baik dari skala rumah tangga, skala masyarakat kecil dan menengah, skala nasional, bahkan internasional.  

Sementara itu Dr. Abidah, M.Pd selaku ketua LPPM IAIN Takengon menambahkan bahwa rumusan kebijakan yang dihasilkan melalui workshop ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan melakukan pengkajian lebih lanjut oleh berbagai pihak hingga menjadi satu rumusan surat keputusan rektor.   

Workshop ini menghadirkan pemateri dari Kejari Aceh yakni Darma Mustika selaku Kasi Tindak Pidana Umum dan Ketua Dharma Wanita IAIN Takengon, Arfa Masrura, S.Ag. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro AUAK IAIN Takengon, Warek II, Kabag ULA, Para Dekan, serta dihadiri oleh 40 orang peserta perwakilan Ketua Program Studi, dosen di lingkungan Fakultas Syariah, Dakwah dan Ushuluddin, perwakilan dosen Fakultas Tarbiyah, perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), serta Perwakilan Dharma Wanita IAIN Takengon.


Lihat Video:




Info Terkait :

  1. Pejabat di Lingkungan LPPM IAIN Takengon Baru Dilantik

    Redaksi | Rabu 20 Okt 2022 149 x 0