Peluang Aceh Tengah Menjadi Destinasi Pariwisata Syariah Indonesia

Redaksi | Kamis, 20 Okt 2022   15:53:56 WIB dibaca 264 x komentar 0  Penelitian
Peluang Aceh Tengah Menjadi Destinasi Pariwisata Syariah Indonesia

Gambar : Danau Lut Tawar, Takengon

Kabupaten Aceh Tengah sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Provinsi Aceh menjadi salah satu magnet bagi seluruh wisatawan yang ingin berkunjung ke “negeri di atas awan”. Wisata yang lebih mengedepankan prinsip alamiah dan ekowisata menjadi daya tarik tersendiri bagi Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam upaya memajukan pariwisata di Kabupaten Aceh Tengah, tentunya harus diperhatikan ketersediaan penunjang wisata yang baik dan sesuai dengan syariah. Karena wisatawan akan merasa senang dan ingin kembali lagi apabila kunjungannya memberikan kesan dan terfasilitasi dengan baik. Untuk itu semua, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah penguatan mutu SDM yang mampu mengelola lokasi wisata yang baik dan sesuai syariah. Seluruh stakeholder yang berkaitan dengan pariwisata melakukan aktivitas bertentangan dengan norma syariat Islam.

Pariwisata akan berkembang dan maju jika pengelolaannya juga baik dan berkelanjutan (sustainable). Dalam pengelolaan pariwisata yang baik, sangat diperlukan suatu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang matang. Untuk itulah, diperlukan kerjasama yang dilakukan lintas sektor. Pengelolaan bukan hanya dilakukan pemerintah saja, tetapi juga melibatkan masyarakat lokal dan peran swasta di dalamnya. Hal ini agar tercipta keterpaduan dan kerjasama yang baik dalam mengelola pariwisata yang akan menghasilkan tujuan bersama bagi masa depan suatu pariwisata.

Saat ini konsep syariah telah menjadi tren dalam ekonomi global, mulai dari produk makanan dan minuman, keuangan, hingga gaya hidup. Sebagai tren baru gaya hidup, maka banyak negara yang mulai memperkenalkan produk wisatanya dengan konsep halal dan Islami. Bahkan negara seperti Jepang, Australia, Thailand, Selandia Baru, dan sebagainya yang notabene bukan negara mayoritas berpenduduk muslim turut membuat produk wisata syariah. Indonesia memiliki banyak potensi wisata, termasuk di Provinsi Aceh sebagai daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata syariah. Hampir setiap daerah di Provinsi Aceh memiliki potensi wisata yang terus berkembang dan menjadi tujuan destinasi wisata bagi setiap wisatawan lokal maupun mancanegara. Tegaknya syariat Islam di Provinsi Aceh bukanlah menjadi penghalang bagi pengembangan pariwisata di Aceh, bahkan menjadi suatu barometer dalam pengembangan pariwisata syariah di provinsi lainnya di Indonesia.

Berbicara mengenai pariwisata syariah, Joni Harnedi, M.IS salah seorang dosen IAIN Takengon pada tahun 2022 menerbitkan buku yang berjudul Menyelisik Potensi Pariwisata Syariah, Kajian Teoretis dan Riset.  Dalam buku ini mengupas tentang potensi atau peluang serta tantangan Pariwisata Syariah. Dengan berbagai teori terbaru serta hasil riset yang mendukung. Buku ini merupakan hasil laporan penelitian yang dilakukannya bersama Yulizar yang juga merupakan dosen IAIN Takengon pada tahun 2019.

Buku ini akan mengupas tentang potensi atau peluang serta tantangan Pariwisata Syariah. Dengan berbagai teori terbaru serta hasil riset yang mendukung.

Ingin tahu lebih lanjut terkait pariwisata syariah silahkan akses versi lengkap hasil penelitian ini melalui https://repository.iaintakengon.ac.id/kategori/detail/buku-dosen atau anda dapat  menghubungi kami melalui Email : lppm@iaintakengon.ac.id.