TIM PENGABDIAN IAIN TAKENGON ADAKAN FGD PEMBERDAYAAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN MASJID AGUNG RUHAMA

Redaksi | Minggu, 13 Nov 2023   12:09:42 WIB dibaca 59 x komentar 0  Penelitian
TIM PENGABDIAN IAIN TAKENGON ADAKAN FGD PEMBERDAYAAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN MASJID AGUNG RUHAMA

   Masjid merupakan tempat ibadah yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat, sehingga penting dikelola dengan baik dan benar. Masjid juga berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan Islam. Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan masjid, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang terdiri dari dosen IAIN Takengon, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema “Pemberdayaan dan Pendampingan Manajemen Masjid untuk Mewujudkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Masjid Agung Ruhama Takengon." Tim Pengabdian kepada Masyarakat merupakan penerima BOPTN Kluster Bantuan Pemberdayaan Pendampingan Masyarakat Berbasis Lembaga Keagamaan IAIN Takengon Tahun 2023. Tim pengabdian tersebut diketuai oleh Dr. H. Suwarno, M.Pd.I, dan beranggotakan Dr. Ismet Nur, M.A, Dr. Ramsah Ali, M.A dan H. Sufrizal, An-Nadwy., M.Pd. Kegiatan FGD yang diikuti oleh 20 peserta ini bertempat di Metting Room Grand Bayu Hill Hotel. Rabu, (16/08/2023).
   Pelaksanaan kegiatan FGD dibagi dalam 2 sesi, pertama sebagai pemateri adalah Dr. Ismet Nur, M.A, menyampaikan manajemen masjid masa depan, siapa yang melakukan manajemen masjid, mengapa harus melakukan manajemen masjid, bagaimana melakukan manajemen masjid, pengelolaan keuangan, dan upaya yang perlu dikembangkan bagi masjid masa depan. Setelah coffeebreack FGD kembali dilanjutkan dengan pematerinya adalah Dr. H. Suwarno, M.Pd.I. Pada sesi ini disampaikan terkait tata kelola masjid sebagai UPTD dan juga hal lainnya.
Pelaksanaan FGD juga menampung gagasan dan pemikiran untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Masjid Agung Ruhama Takengon menuju UPTD, dan agar mampu mengadopsi prinsip-prinsip manajemen modern sehingga pengelolaan masjid dapat terorganisir dengan baik.
   
Para peserta FGD yang hadir terdiri dari unsur Pemerintah Daerah, yang dihadiri Asisten Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesra Setdakab Aceh Tengah Bapak Drs. H. Mursyid, M.Si, Ketua MPU Aceh Tengah Bapak Tgk Drs. Amry Jalaluddin, Kepala Kemenag Aceh Tengah Bapak H. Saidi B, S. Ag, M.A, dari Dinas Syariat Islam dihadiri oleh Bapak Kamaluddin, SE, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bapak Drs. H. Hamdan, MA, serta dari unsur pengurus BKPRMI Kab. Aceh Tengah dihadiri oleh sekretaris, Bapak Jahirim Tumanggor, S.Sos, Ketua BKM Masjid Agung Ruhama Takengon Bapak Tgk. Drs. Halihasimi, M.A beserta 5 orang pengelola. Selain itu FGD juga dihadiri oleh Akademisi IAIN Takengon.
   Para peserta FGD sangat antusias mengikuti kegiatan ini, gagasan dan pemikiran dari berbagai unsur turut mewarnai diskusi, semua unsur berkomitmen untuk mengembangkan manajemen Masjid Agung Ruhama Takengon yang dibanggakan masyarakat Gayo, bahkan dalam kesempatan ini Bapak Ketua MPU (Drs. Amry Jalaluddin), Bapak Sekretaris Dinas Syariat Islam (Kamaluddin, SE), dan Bapak Kepala Kemenag) menyampaikan sikap mendukung terwujudnya tata kelola masjid menuju UPTD, sikap tersebut disambut baik oleh Pemerintah Daerah melalui Asisten Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesra. Pihaknya siap menfasilitasi terwujudnya UPTD pada tahun 2024. Dengan lahirnya UPTD diharapkan manajemen masjid semakin berkembang sesuai peran dan fungsinya sebagai lembaga keagamaan. hal ini karena masjid berfungsi sebagai tampat ibadah, pendidikan, pembinaan jamaah, dakwah dan kebudayaan Islam, kaderisasi dan pemersatu umat sehingga perlu dirawat dan dikelola secara berkesinambungan.